Saturday, February 25, 2012

CAWAN

kubawakan sebuah cawan kosong
wajah ku tertunduk hening
sudikah kau mengisi nya
itu nurani ku
nurani ku yang tak berisi
sudikah kau

kubawakan sebuah cawan yang telah terisi
wajah ku terangkat dengan raut kesedihan
sudikah kau membuang nya
nurani ku terjerumus
sudikah kau

cawan ku kembali kosong
wajah ku kembali tertunduk hening
sudikah kau mengisi nya
isilah cawan ku dengan kebaikan nurani
janganlah kau biarkan ku menenggak hitam nya nurani yang tak kau tau
bahwa jiwa dan raga ini berontak atas hitam nya nurani itu
tapi tangan ku ini tak dapat lepas menggenggam cawan itu
karena aku tak mungkin lepas akan nurani ku ini

sudikah kau tetap disini
aku goyah
dekaplah tangan ku ini yang perih menahan getir hitam nurani
aku takan kembali dengan hitam nya nurani ku

jikalau itu belum mampu
maka kosongkanlah cawan ku lagi