selang beberapa saat rani masih merenung dan terdiam ditaman dekat sekolah,dia tak percaya hal itu dapat menimpa diri gadis belia itu…
Dia merasa hidupnya tinggal menunggu hari…
***
waktu yang silih berganti mengingatkannya kepada selvi,sahabat yang selalu menemaninya.dia hanya bisa menangis apabila mengingat masa lalunya bersama selvi,rani sudah menenggapnya sebagai seperti saudaranya sendiri.karna kesalah pahaman ,membuat rani harus dibenci sahabatnya nya itu
***
“hai..se?aku benci ma kamu,ku ngga nyangka kamu tega menusuk aku dari belakang..”(rani hanya dapat terpaku diam) dia tak tau sebab musabab mengapa sahabatnya itu sampai sebegitu marahnya ma dia…”mulai sekarang kamu bukan sahabatku lagi…!!!rani sangat terpukl ketika selvi berkata seperti itu,tanpa dapat mengeluarkan sepatah rani pun ditinggal pergi oleh selvi… dia hanya termenung diam apa yang menyebabkan selvi marah padanya.
Rani benar-benar sedih mengapa cobaan itu datng menimpa dirinya.
“Mengapa…!!!mengapa cobaan ini datang kepadaku.. apakah hanya aku yang pantas menerima ini semua..aku ngga mau,kenapa kau tak adil kepada ku..!!” ditengah derasnya hujan rani hanya bisa menangis,dia merasa tuhan tak adil kepadanya,dia tak sanggup bila harus kehilangan orang yang dia sayangi.
“aww…kepalaku,, karma menahan sakit yang teramat sangat rani pun pingsan ditengah derasnya hujan.
***
ehhg.. dimana aku?kamu jangan banyak bergerak… “Rio..?kata dokter kamu harus banyak istirahat,tadi aku nemuin kamu pingsan dijalan,langsung aja ku bawa kamu ke rumah sakit.
Kenapa kamu bawa aku kesini..?kok kamu ngomongnya gitu.
Hidup ku sudah ngga ada artinya lagi,kenapa tuhan tidak mencabut nyawaku saja,aku ngga sanggup bila harus begini, aku ngga mau kehilangan sahabat ku,aku ngga mau kehilangan orang” yang aku sayangi.sebenarnya apa yang sedang terjadi padamu..?
Kenapa akhir-akhir ini kau jarang terlihat,bahkan kau tak terlihat disekolah(sambil memegang tangan rani)
Ran.. kamu ngga kehilangan seseorng yang kamu sayangi kok.. masih ada aku,janjiku untuk slalu menjagamu,sebenernya apa yang sedang terjadi/kenapa kamu kaya gini..
“aku..” ,,”brakkk..” terdengar suara benda jatuh dibalik pintu, selvi…?
“aku benci sama kamu ran..benci..!!! dengan perasaan kecewa selvi berlari keluar rumah sakit.”selvi tunggu..!!! dengan teruru-buru rani melepas selang infus yang masih tertancap ditangan nya,walau rasa sakit masih menghajar tubuhnya dia pun berlari mengejar selvi,” Ran..tunggu ran.. kamu masih sakit..
tanpa mempedulikan omongan rio.. rani berlari mengejar selvi.
Usaha rani pun terhalang karma tiba-tiba penyakit yang ia idap mulai menggerogoti dan mulai terasa sakit.upayanya sirna sudah dia jatuh pingsan di loby bawah,sekilas dia hanya dapat melihat selvi berlari meninggalkan nya.
Karna peristiwa itu rani harus masuk ruang ICU.kanker yang dideritanya sudah semakin parah,selama masa perawatan hanya ada rio yang merawatnya di rumah sakit,orang tua rani sedang berada diluar negri.
***
dua hari setelah kejadian itu rani pun sadar dari masa kritisnya.
Akhirnyakamu sudah sadar..
“dibawah bantal yang ada di kamarku ada sebuah kotak warna coklat,tolong erikan kotak itu untuk selvi.”aku saying dia..” tanpa disadari itu adalah ucapan yang terakhir yang keluar dari mulut rani. Ran…rani..”sambil menepuk pipi rani” rio hanya bisa terdiam,melihat orang yang dia sayangi sudah tidak bernyawa di hadapan nya. dia masih teringat akan amanat yang rani tinggalkan
***
setelah selesai dari pemakaman,rio pun bergegas menuju kerumah selvi yang belum mengetahui nasib yang di alami sahabatnya itu.
Thok…thok..thok..(setelah beberapa saat)
“kenapa kamu kesini…?sel.. dengarkan aku dulu…
“aku ngga mau danger perkataan mu,cepat pergi dari rumah ku,sembari ingin menuup pintu yang terhalang oleh rio.
“rani sudah meninggal..(susanapun menjadi hening)selvi hanya bisa terdiam mendengar perkataan yang keluar dari mulut rio..
“Apa..? dia sudah pergi,aku hanya ingin mengantarkan kotak ini untukmu(sambil memberi)rani menyuruhku agar kau dapat menerima ini,dia masih sayng ma kamu..
dia menderita penyakit,kanker… penyakit itulah yang selama ini dia rasakan.selvi hanya bisa termenung,tak sepatah kata yang terucap.
***
hanya photo,surat serta mahkota yang terbuat dari daun yang ada dalam kotak itu,dalam surat itu tertulis
“hai vi..?masih ingat sama photo ini ngga..?photo kita waktu di SD,waktu itu kita sedang bikin mahkota dari daun di pekarangan belakang rumah.oia..kapan kamu mau bikinin mahkota buat aku,kamukan janji.. jangan lupa ya?kapan-kapan kita buat sama-sama”
hanya penyesalan yang dia alaminya sekarang,dia merasa sangat bersalah kepada sahabatnya itu.
Keesokan harinya selvi pun datang kepemakaman rani.
“ran.. maafin aku ya…(sambil menangis dan memegang batu nisan yang tertancap di liang lahatnya)aku memang sahabat yang kejam buat kamu,aku hanya dapat bedoa semoga kamu bisa tenang di alam yang memisahkan kita berdua.sambil meletakkan mahkota yang terbuat dari daun..selvi pun pergi dari tempat persemayaman sahabatnya..
Rani sahabatku,ia menderita penyakit kanker stadium 4
No comments:
Post a Comment