resah tak berdesah hati ini yang galau
memecah keheningan malam kelabu
angin berhembus sayu
di iringi jutaan linangan air yang jatuh dari langit
membuat malam kian mencekam
gundah gulana tak kian pergi menjauh
tak lenyaplah seiring air-air yang berderai membasahi muka bumi
masih tetap terpuruk dalam kehampaan hati
tak kunjung temui sepercik cahaya
yang mungkin bisa menerangi ruang kosong dalam diri hayati
pikiran melayang kian jauh
meninggalkan raga yang teronggok di sudut ruang sempit tak bercelah
kini telah di ambang batas
antara ketidakpastian hidup
yang menandakan resah gelisah tetap merasuk dalam diri
No comments:
Post a Comment